Sabtu, 21 September 2019, WIB

Kamis, 14 Mar 2019, 13:36:53, 155 View RVL, Kategori : Berita

Field trip adalah salah satu cara pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak selain belajar materi di dalam kelas. Kegiatan field trip menjadi salasatu program tahunan di Sekolah Kristen Kalam Kudus yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing tingkatan kelas.

Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan merupakan salah satu perkebunan yang sering menjadi tempat kunjungan siswa/siswi SD Kristen Kalam Kudus Timika sebagai tempat pelaksanaan field trip. Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan merupakan perkebunan yang berada di SP 7 yang dapat ditempuh dalam waktu 10 menit dari SD Kristen Kalam Kudus Timika. Perkebunan yang dikelolah berukaran kurang lebih 11 hektar yang pengelolaannya dilakukan oleh pegawai-pegawai dan dibantu oleh masyarakat setempat. Pengelolah perkebunan juga sangat ramah dan membuat anak-anak suka dan bebas bertanya dalam setiap aktivitas mereka.

Pada tanggal 26 Februari 2019, Kelas II Pararel (II Ruben, II Joseph, II Ezra, II Matthew) melaksanakan pembelajaran di luar kelas, yaitu mengunjungi Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan dengan jumlah siswa sebanyak 90 anak dan di dampingi oleh 9 guru pendamping yang diantar dengan menggunakan 4 unit bis sekolah. Sebelum berangkat anak-anak dibekali dengan peraturan-peraturan yang telah dipelajari pada pelajaran tema dan saatnya untuk menerapkan peraturan-peratun yang tidak boleh dilakukan saat pergi ke tempat wisata.

Setelah tiba dilokasi Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, para pengelolah perkebunan menyambut kami dengan baik dan ramah. Anak-anak di kumpulkan di satu tempat yaitu Saung Tani Amole, ditempat ini anak-anak mendapatkan pengarahan dari kepala bidang (Ibu Betriks) kemudian anak-anak bernyanyi lalu pembagian kelompok, dan berdoa sebelum berkeliling mengamati perkebunan.

Di dalam lokasi perkebunan anak-anak bisa melihat langsung berbagai jenis tanaman yaitu tanaman pangan, tanaman perkebunan, dan tanaman holtikultura. Bahkan anak-anak bisa melihat dan melakukan langsung cara pembuatan tanah untuk menanam, cara menyiram tanaman, cara memetik dan perawatan-perawatan tanaman yang lainnya. Dilokasi perkebunan pun anak-anak bahkan bisa membeli hasil perkebunan yang masih segar dengan harga yang sangat terjangkau.

Setelah berkeliling-keliling anak-anak diarahkan untuk pergi mencuci tangan dan kembali berkumpul di pondok Saung Tani Amole untuk berdoa dan snack time. Dan kemudian perwakilan guru menyampaikan ucapan terimakih kepada pengelolah perkebunan atas penyambutan dan ilmu yang sudah bisa dibagikan kepada anak-anak kelas II Kalam Kudus Timika.

Dari kegiatan ini ada banyak pengetahuan yang didapatkan oleh siswa, salah satunya adalah siswa dapat mengenal berbagai jenis tanaman hidup baik sayur, buah-buahan, apotek hidup serta siswa dapat belajar bercocok tanam secara langsung dan pastinya dibimbing langsung oleh instruktur yang sudah berpengalaman.

Dari kegiatan Field Trip diharapkan agar siswa-siswi senantiasa bersyukur atas semua yang Tuhan ciptakan sehingga ada rasa memiliki, menjaga, melestarikan, dan bertanggung jawab atasnya. Kalau bukan dimulai dari dini, kapan lagi usia yang tepat untuk menumbuhkan rasa syukur yang disertai dengan usaha atas karya Tuhan.





Tuliskan Komentar